Menata Ulang Hidup Anda

reset our life for being more happy and fabolous

Ratings: 4.51 / 5.00




Description

Ada yang salah nih dengan gue?

Ada yang nggak pas nih dengan diri dan hidupku?

Pernah nggak merasa seperti itu?


Atau mungkin mendengar keluhan itu dari orang di sekitarmu? (yang berarti buku ini bisa dihadiahkan untuknya)

Ada masa di mana kita merasa sangat berantakan dan membayangkan seandainya semua ini bisa di-undo, dibatalkan. Atau seandainya saja hidup kita bisa di-reset, diulang lagi. Sehingga yang berantakan itu jadi rapi, we scratch from zero. Kita mulai lagi dari nol. Mungkin nggak ya?


Kalau mungkin, gimana caranya?

Nah, buku ini berbicara tentang hal tersebut. Bagaimana cara menata ulang kehidupan kita yang amburadul menjadi lebih baik. Baik sebagai pribadi maupun bagian dari semesta yang lebih luas.


Pernahkah kita berpikir untuk menata ulang hidup ini? Jarang sekali orang-orang melakukan ini.

Sebagaimana rumah dan komputer yang memerlukan tata ulang, hidup kita juga perlu ditata ulang.

Terkadang kita membiarkan hidup kita tidak terprogram dan mengatas namakan mengikuti takdir tanpa ada target dan tujuan berarti.

Mulai saat ini mari berpikir untuk hidup ini, agar kelak tak menyesal. Apakah kita perlu menata ulang hidup atau setidaknya membenahi diri? Yuk! Selamat menjalankan hidup yang lebih berguna dan berarti.


beberapa tips menata ulang hidup:


Visualisasikan kondisi kehidupan yang Anda inginkan.

Tentukan nilai keutamaan yang Anda prioritaskan.

Tentukan sasaran spesifik untuk mewujudkan apa yang Anda inginkan.

Uraikan sasaran menjadi beberapa langkah yang mudah dilakukan

Bebaskan diri dari hal-hal yang membuat keseharian terasa kurang menyenangkan.

Luangkan waktu untuk menenangkan pikiran.

Jagalah kesehatan tubuh.

Rapikan rumah.

Lakukan interaksi dengan orang-orang yang suportif.

Tinggalkan zona nyaman.

Hilangkan kebiasaan buruk.

Tulis buku harian berisi ucapan syukur.

Pelajari cara mengubah pikiran negatif.

Refleksikan pengalaman lalu, tetapi jangan terus menyesalinya

Maafkan diri sendiri dan orang lain.

Ingatlah bahwa berakhirnya sesuatu tidak selalu berakibat buruk.





What You Will Learn!

  • peserta belajar menata ulang hidupnya

Who Should Attend!

  • setiap orang yang mau menata hidupnya lagi